Jaulah di bumi Kinanah



Piramid Giza
Makam Imam Ibn Hajar
Makam Imam Syafie r.a

Statue Salahuddin al Ayyubi

Air mata saya terkadang begitu murah harganya.

Dan di bumi Mesir, kali pertama air mata saya tumpah, adalah di Makam Imam As-Syafie rahimahullah.

Begitu jauh jaulah ini membawa saya. Tidak terfikir, malah tidak pernah termimpi pun untuk berada sehampir ini dengan imam agung mazhab yang saya ikuti. Biarpun cuma makam yang tertinggal, hati tetap rasa terharu. Perasaan yang tidak terungkap, menyebabkan saya merenung – betapa jauh jarak yang memisahkan saya dengan ulama’ seagung itu. Ya, jarak masa, jarak ilmu, juga jarak amal dan kedudukan di sisi Allah.

Saya masih berpalit dosa menggunung, sedang rohnya mungkin sekali berada di taman-taman syurga. Saya masih dalam perjuangan, yang entah di mana penghujungnya (mudah-mudahan akhirnya membawa saya ke syurga), sedang dia sudah dalam kerehatan.

Makam Imam as-Syafie berada dalam sebuah masjid, entah apa namanya saya tidak tahu. Di kawasan yang berlumur kemiskinan, itu fakta yang saya pasti. Sebagaimana makam-makam yang saya ziarahi sebelumnya: Makam Abu Dzar al- Ghifari, sahabat Nabi s.a.w yang turut serta dalam ekspedisi menawan Mesir yang diketuai oleh Amru bin Al-Asr, Makam Imam Ibn Hajar al-Ashqalani, juga ke Makam Imam Waki’, guru kepada Imam Syafie’.

Pernah terdengar syair tulisan Imam Syafie, keluhannya tentang ilmu yang pada suatu ketika susah benar melekat di hatinya. Kepada Imam Waki’ lah diadukan hal itu, dan kata Imam Waki’, ilmu adalah nur yang tidak mungkin masuk ke hati pelaku dosa. Dikatakan sebelumnya Imam Syafie terpandang betis/tumit seorang wanita.

Jaulah seterusnya ke Alexandria dua hari lepas, membawa saya ke kota penuh sejarah. Yunani, Rom, langsung ke zaman pemerintahan Islam, semuanya pernah disaksikan bumi bertuah ini. Sempat melawat makam sahabat nabi, Abu Darda’ r.a.

Kelas bahasa arab sudah bermula, intensif lima jam sehari, lima hari seminggu, dan ustazah Marwah tidak segan-segan memaksa kami bertiga bertutur dalam bahasa arab.

Madrasah Imam Syafie kelolaan PMRAM bermula lusa, 6.00 pagi hingga 8.00 pagi. Setiap hari kecuali hari Jumaat, perlu menghafal matan, juga ada imtihan.

Semoga Allah mempermudah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s