Hati rasa cemburu…


My Greatest Need is You

Your hope in my heart is the rarest treasure
Your Name on my tongue is the sweetest word
My choicest hours
Are the hours I spend with You —
O Allah, I can’t live in this world
Without remembering You–
How can I endure the next world
Without seeing Your face?
I am a stranger in Your country
And lonely among Your worshippers:
This is the substance of my complaint.

Saya ketemu syair Rabiah al-Adawiyah, ahli sufi terkenal zaman Abbasid itu. Pernah membacanya sebelum, pernah juga jatuh cinta dan saat ini saya jatuh cinta sekali lagi dengan bait-bait munajatnya. Dan yang paling utama, saat ini saya rasa cemburu yang tak terhingga dengan keintimannya dengan Rabb. Terasa betapa jauhnya saya dengan kelazatan mencintai Rabbul Izzati.

Betapa susah untuk merasa rindu padaNya, di tengah-tengah kesibukan duniawi yang menawarkan sekian banyak cinta – saya ketemu lagu ini juga. (Ramai yang menggemarinya, dan saya juga suka dengan liriknya)

Atas Nama Cinta (UNIC)

Tika mata
Diuji manisnya senyuman
Terpamit rasa menyubur harapan

Dan seketika
Terlontar ke dunia khayalan
Hingga terlupa singkat perjalanan
Tersedar aku dari terlena
Dibuai lembut belaian cinta

Rela aku pendamkan
Impian yang tersimpan
Enggan ku keasyikan
Gusar keindahannya
Merampas rasa cinta
Pada Dia yang lebih sempuna

Bukan mudah
Bernafas dalam jiwa hamba
Dan ku cuba
Menghindarkan pesona maya
Kerna tak upaya ku hadapinya
Andai murka-Nya menghukum leka

Di atas nama cinta
Pada yang selayaknya
Kunafikan yang fana
Moga dalam hitungan
Setiap pengorbanan
Agar disuluh cahaya redha-Nya

Biar sendiri hingga hujung nyawa
Asal tak sepi dari kasih-Nya
Kerna sesungguhnya hakikat cinta
Hanya Dia Yang Esa

Saratkan hati ini dengan cinta hakiki
Sehingga ku rasai
Nikmat-Nya
Syurga-Nya
Cinta-Nya

Tak tertahan rasa cemburu dengan Rabiah al-Adawiyah, maka harusnya saya segera perkuat mujahadah- hingga hujung nyawa!
Advertisements

3 comments

  1. Jatuh cinta sama2..itulah kesan jika hasil tulisan betul-betul datang dari hati, tambah lagi jika hati itu suci. terpisah beribu tahun tetap sampai maksud dan rohnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s