#2 Lewat Musim-musim Itu


Musim luruh itu kautemui aku kelabu
Resah dengan arah
Kabut tentang nama
Lalu kauhulur cinta
dengan gugurnya daunan kauluruhkan kabus yang meliputi
bersama puputan bayu kautiupi jiwa nan mati

Lantas pada siapakah lagi harus aku serahkan diri?

Musim sejuk itu kautabur salju rintangan
Tidak memutih tapi tetap mencengkam
Kauuji diri dengan mehnah hidup berjuang,
Kauuji hati dengan nafsu yang tak pernah tenang,

Lantas pada siapakah lagi pantas aku mohon ampunan?

Musim bunga itu kauhamparkan aku kisah pencintamu
Kaupertemu aku kembang indah ukhuwah
Kauajari aku harum mekar mawaddah
Kaubenihkan rindu untuk syahid di batas juangmu

Lantas pada siapakah lagi wajar kuhulur syukurku ini?

dan pasti
lewat mentari yang membakar nanti
bakal kauhidang cinta dan derita
bakal kuharung lembah asalnya

Lantas pada siapakah harus aku rafakkan doa?

Joule Library
May 12,2006.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s